Tak Kenal Kiva Maka Tak Sayang Kiva
Kiva adalah organisasi non profit yang bertujuan memberikan pinjaman modal bagi masyarakat ekonomi lemah di negara berkembang. Pinjaman modal ini dimaksudkan agar mereka dapat lebih mengembangkan usaha kecil yang telah mereka miliki sebelumnya, agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga, dan tentu saja kualitas kehidupan yang lebih baik.
Kita akan mengenal 3 istilah disini yaitu:
1. Lender (orang yang memberikan pinjaman modal)
2. Enterpreneur (orang yang menerima pinjaman modal)
3. MFI/Micro Finance Institutions atau Field Partner (organisasi lokal di negara berkembang yang menjembatani antara Kiva dengan entrepreneur)
Konsep Kiva sendiri sebenarnya sangat sederhana. Ia mempertemukan antara lender dengan entrepreneur dalam sebuah website. Nah, sistem kerjanya digambarkan sebagai berikut:

Kiva berperan merekrut lender di dunia, mengalirkan dana lender ke entrepreneur, menarik pembayaran entrepreneur secara berkala dan kemudian mengembalikan lagi dana tersebut ke account lender di Kiva. Untuk melakukan fungsinya diatas, Kiva bekerjasama dengan Field Partner.
Yang dimaksud Field Partner adalah koperasi/bank rakyat/yayasan/institusi di sejumlah negara tertentu yang sebelumnya telah melayani kebutuhan pinjaman kredit lunak kepada masyarakat menengah ke bawah ini. Field Partner melakukan studi kelayakan dan menyeleksi kondite seorang entrepreneur. Kurang lebih digambarkan bahwa entrepreneur ini adalah seseorang atau sekelompok orang yang memiliki usaha kecil yang sedang dijalankan dan sedang ingin mengembangkan usahanya namun tersendat karena kurangnya modal, dan mereka ini juga dinilai mampu mengembalikan dana pinjaman tersebut secara berkala.
Kiva adalah organisasi non profit, sedangkan Field Partner tetap membutuhkan income untuk operasional mereka sehingga entrepreneur dijamin tidak akan dibebani oleh bunga pinjaman yang tinggi (ini salah satu syarat Kiva dalam memilih Field Partner) dan Kiva tidak menarik fee apapun kepada lender atas usahanya ini. Kiva hanya memberikan option donasi kepada lender jika ingin memberikan sumbangan kepada Kiva untuk biaya operasional mereka, namun tidak ada paksaan sama sekali. Dari sisi entrepreneur, mereka merasa diuntungkan karena adanya Kiva bisa menjadi alternatif cara membebaskan diri dari bunga pinjaman yang besar dari koperasi atau bank lokal mereka.
Kembali ke sistem kerja, Field Partner inilah yang akan membuat profile dan informasi dari masing-masing entrepreneur untuk kemudian diserahkan kepada Kiva.org untuk dimuat dalam website. Melalui website kemudian lender bisa melakukan browsing dan memilih enterpreneur mana saja yang akan ia bantu. Satu hal yang penting bahwa lender dapat memulai memberikan pinjaman hanya dengan $25 saja. Dana ini dapat ditransfer ke Kiva melalui Paypal dan kartu kredit. Dana dari lender ini diterima oleh Kiva dan diteruskan oleh Field Partner untuk diserahkan kepada enterpreneur yang bersangkutan.
Lebih lengkapnya silakan bisa dilihat di brosur online ini
Artikel yang berhubungan
Comments
2 Responses to “Tak Kenal Kiva Maka Tak Sayang Kiva”
Leave a Reply
[...] soal Kiva. Di tulisan saya sebelumnya, sudah saya sebut tentang apa yang dimaksud Field Partner. Berdasarkan data yang berhasil saya [...]
[...] memberikan pinjaman lunak kepada masyarakat menengah ke bawah. Detailnya pernah saya tulis disini Tak Kenal Kiva Maka Tak Sayang Kiva. Koperasi inilah yang menjalin hubungan dengan Kiva dan menyalurkan dana dari mereka kepada [...]