Pil KB & Jerawat
Semalam aku baru bisa menutup mata hingga jam setengah satu malam. Aku deleg-deleg di depan laptopku dengan beberapa artikel website terbuka. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku menemukan penyebab dan akar permasalahan kulit dan rambutku. Masalah kulit yang berminyak hingga terus berjerawat dan shampoo yang tidak pernah cocok hingga berketombe, telah aku idap sejak remaja hingga usia 35 tahun ini.Kenapa beberapa dokter yang aku datangi tidak pernah bisa menjelaskan problemku? Dari dr. Lewi di Semarang hingga dokter spesialis kulit di Sydney. Mereka hanya memberi resep, resep dan resep. Yang aku butuhkan adalah penjelasan medis yang masuk akal. Dan semalam Tuhan menjawab doaku. Aku menemukan sendiri jawabannya.
Kenapa aku tidak menjadi seorang dokter dan aku pasti akan menjelaskan secara gambang kepada pasienku penyebab penyakit yang dideritanya. Dan sekarang dr. Triwati berkata bahwa dalam tubuh setiap wanita terdapat hormon estrogen dan progesterone serta sedikit hormon androgen (hormon laki-laki). Pada usia reproduktif biasanya perempuan akan mengalami kelebihan hormon androgen (hiperandrogen). Akibatnya produksi minyak menjadi berlebihan, yang memicu munculnya jerawat dan komedo. Disini jelas faktanya bahwa tubuhku memiliki kelebihan hormon androgen.
Sekarang aku bicara pil kontrasepsi/pil KB yang dokter resepkan padaku.
Dulu fungsi pil KB identik dengan pencegah kehamilan namun informasi terbaru yang aku dapatkan semalam (padahal ini informasi lama dan aku ketinggalan berita) bahwa sekarang ini pil KB sudah mengalami perkembangan terbaru dibanding pil KB versi lama. Pil KB terbaru ini memiliki peran ganda, antara lain menjaga kestabilan berat badan, mencegah jerawat, memuluskan siklus haid dan mengurangi nyeri haid.
Sejatinya, pil kontrasepsi generasi terbaru dibuat dari komponen hormon estrogen dan progesteron yang berfungsi mencegah ovulasi. Hormon-hormon progesteron itu—antara lain ciproteron asetat dan drospirenon—bermanfaat sebagai antiandrogen. Wanita yang kelebihan androgen umumnya banyak jerawat dan ditumbuhi bulu-bulu halus berlebih (hirsutisme) di tubuhnya. Nah, kandungan progesteron dalam pil KB inilah yang berfungsi mengurangi kelebihan hormon androgen.
Obat ini efektif melenyapkan jerawat lantaran masuk sampai ke sumber masalah: kelenjar kulit yang memproduksi minyak berlebih. Adapun obat jerawat pada umumnya hanya bekerja di permukaan kulit yang meradang.Artinya, jika ditilik dari kandungannya, bukan berarti pil ini identik dengan obat jerawat. Hanya untuk masalah kulit yang disebabkan kelebihan hormon androgen
Yaitu OC (oral contraception) atau pil KB kombinasi dengan anti androgen di dalamnya, yang mengandung Ethynil estradiol dan Cyproteron acetate (CPA 2 mg / EE 35 µg). Anti androgen ini ditambahkan karena memiliki tambahan fungsi yang sangat bermanfaat bagi tubuh wanita. Kinerja anti androgen adalah memblokir kelenjar minyak yang berlebihan di dalam tubuh sehingga bagi orang yang memiliki problem seperti aku ini, jelas antiandrogen akan mengatasi akar permasalahan secara tuntas dari internal body. Dan OC Plus ini memiliki kelebihan unik dibanding pil KB versi lama, bisa dibaca disini.
BLINK… disini cakrawala pandangku terbuka luas. Sekarang aku benar-benar paham apa yang terjadi dalam tubuhku dan mengapa aku berjerawat dan berketombe hingga kini.
Referensi lain: Alat Kontrasepsi Untuk Atasi Hiperandrogen, ulasan Tempo Interaktif
Artikel yang berhubungan
Comments
Leave a Reply