Payback Pertama Kiva

Hari ini iseng, aku buka lender page Kiva accountku. Ingat ceritaku yang dulu? Hari ini aku dapet surprise … ada laporan enterpreneur pertama yang kami bantu sudah mulai melakukan pembayaran cicilan pertamanya. Ada rasa seneng campur terharu… bahwa uang $25 pertama kami di Kiva bener-bener terealisasi sampai ke tangan enterpreneur; bisa bermanfaat untuk membeli sapi, menghasilkan keuntungan buat keluarga mereka dan mereka mulai mengembalikan pinjamannya kepada kami sebagai lender. Selanjutnya pinjaman yang telah dikembalikan ini bisa kami pinjamkan kembali untuk enterpreneur yang lain atau disumbangkan ke Kiva.

Jejak pertama yang bagus di bulan Januari ini semoga senantiasa memberi semangat buat kami untuk bisa membantu kehidupan orang lain seterusnya. GBU!!!

Langkanya Field Partner Indonesia


Masih soal Kiva. Di tulisan saya sebelumnya, sudah saya sebut tentang apa yang dimaksud Field Partner. Berdasarkan data yang berhasil saya catat terdapat 132 Kiva Field Partner saat ini dan 4 diantaranya berasal dari Indonesia.

Sebagai orang Indonesia, tentu saja sasaran utama saya adalah mencari orang Indonesia yang bisa saya bantu. Tapi ironisnya tidak ada sama sekali orang Indonesia yang terdaftar sebagai entrepreneur baru saat ini. Coba saya search dari ke-4 Field Partner Indonesia yang terdaftar di Kiva. Read more

Tak Kenal Kiva Maka Tak Sayang Kiva

Kiva adalah organisasi non profit yang bertujuan memberikan pinjaman modal bagi masyarakat ekonomi lemah di negara berkembang. Pinjaman modal ini dimaksudkan agar mereka dapat lebih mengembangkan usaha kecil yang telah mereka miliki sebelumnya, agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga, dan tentu saja kualitas kehidupan yang lebih baik.

Kita akan mengenal 3 istilah disini yaitu:
1. Lender (orang yang memberikan pinjaman modal)
2. Enterpreneur (orang yang menerima pinjaman modal)
3. MFI/Micro Finance Institutions atau Field Partner (organisasi lokal di negara berkembang yang menjembatani antara Kiva dengan entrepreneur) Read more

Aku & Kiva

kiva logoDi jaman serba “kompleks” ini saya memang memiliki sejumlah ganjalan hidup. Salah satunya adalah hal memberikan derma. Maksud hati berbuat baik dengan memberikan santuan atau bantuan kepada pihak yang memerlukan, tapi di sisi hati yang lain ada perasaan dibohongi, disakiti, manakala bantuan ikhlas yang kita berikan lalu disalahgunakan, yang berujung tidak memberikan manfaat apapun kepada pihak yang bersangkutan. Proses perjalanan bantuan uang dari satu pihak kepada pihak yang lain seringkali dipangkas di tengah jalan oleh oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan kesempatan ini dan menelannya untuk dirinya pribadi. Oleh karena itu, saya berpikir tentang konsep kepercayaan dalam berderma. Dan pilihan saya jatuh kepada Kiva.

Saya pribadi sudah mendengar Kiva beberapa bulan silam dan semakin tertarik ketika dibahas dalam acara talk shownya Oprah Winfrey. Tapi baru beberapa hari ini tergerak mendalami Kiva secara detail. Dan ternyata saya baru mengetahui bahwa untuk memulai menjadi seorang lender (pemberi pinjaman), saya bisa memulai hanya dengan $25 saja. Wahhhh… informasi ini yang terlambat saya ketahui. Semula saya pikir bahwa menjadi lender, kita mesti memberikan sumbangan ratusan dollar, sehingga saat itu saya memutuskan untuk menunda rencana bergabung. Entah mengapa beberapa hari ini saya tergerak untuk mendalami Kiva secara serius dan lebih banyak informasi yang saya dapatkan sesudahnya. Tidak butuh waktu lama berpikir untuk bergabung. Atas persetujuan suami tercinta, tgl 3 Desember 2009 kemaren saya dan suami resmi bergabung dengan Kiva.org. Read more