Pil KB & Jerawat
Semalam aku baru bisa menutup mata hingga jam setengah satu malam. Aku deleg-deleg di depan laptopku dengan beberapa artikel website terbuka. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku menemukan penyebab dan akar permasalahan kulit dan rambutku. Masalah kulit yang berminyak hingga terus berjerawat dan shampoo yang tidak pernah cocok hingga berketombe, telah aku idap sejak remaja hingga usia 35 tahun ini.Kenapa beberapa dokter yang aku datangi tidak pernah bisa menjelaskan problemku? Dari dr. Lewi di Semarang hingga dokter spesialis kulit di Sydney. Mereka hanya memberi resep, resep dan resep. Yang aku butuhkan adalah penjelasan medis yang masuk akal. Dan semalam Tuhan menjawab doaku. Aku menemukan sendiri jawabannya.
Kenapa aku tidak menjadi seorang dokter dan aku pasti akan menjelaskan secara gambang kepada pasienku penyebab penyakit yang dideritanya. Dan sekarang dr. Triwati berkata bahwa dalam tubuh setiap wanita terdapat hormon estrogen dan progesterone serta sedikit hormon androgen (hormon laki-laki). Pada usia reproduktif biasanya perempuan akan mengalami kelebihan hormon androgen (hiperandrogen). Akibatnya produksi minyak menjadi berlebihan, yang memicu munculnya jerawat dan komedo. Disini jelas faktanya bahwa tubuhku memiliki kelebihan hormon androgen. Read more
Facebook & Reuni

Gambar diatas mewakili perasaan beberapa orang yang muncul ketika bertemu dengan teman-teman lama di jejaring sosial seperti Facebook. Perasaan rindu karena sekian lama tidak berjumpa mendorong kita untuk menemukan kembali teman-teman sepermainan dulu yang sekarang entah dimana. Kita ingin tahu kabar keberadaannya, kehidupan kini, pekerjaan mereka, keluarga mereka, wajah dan penampilan mereka sekarang, dan kabar lainnya.
Ironisnya, setelah kita tahu itu semua lalu muncul bentuk perasaan negatif lain. Kita mulai membandingkan kehidupan mereka dengan kehidupan yang sedang kita jalani. “Wah, si A udah jadi manager perusahaan nasional… dari foto-foto si B ternyata dia sudah keliling dunia…. si C yang orang kampung udah jadi orang hebat di Jakarta dan punya mobil… si D tinggal di Amerika…. si E yang dulunya nakal sekali, sekarang jadi pengusaha hebat, beristri cantik dan selalu liburan ke luar negeri, si F udah jadi arsitek, dokter, banker, trader, bla…bla…bla…..” Banyak banget cerita kesuksesan dari teman-teman sekolah kita dulu. Read more
Kulitku Sayang, Kulitku Malang
Memiliki kulit wajah sangat berminyak sejak usia dini memang ndak gampang. Dibutuhkan perawatan kulit seperti facial dan pemakaian produk skin care. Masalah jerawat sudah begitu akrab di sepanjang hidupku hingga kini. Dan ironisnya setelah tinggal 3 tahun di Sydney, masalah jerawat semakin menjadi-jadi.
Pertama aku konsultasi dengan dokter GP (general practitioner), dia memberiku pil (yang ternyata belakangan baru aku ketahui kalau itu pil KB), yaitu Doryx Capsules 50 mg (Doxycycline) dan Differin cream, serta menyarankan aku menggunakan sabun batangan Neutrogena untuk cuci muka sehari-hari. Pil dan cream harus aku gunakan selama 3 bulan dan berhasil membuat kulitku bersih sementara. Pil dan cream dihentikan lalu jerawat yang besar-besar seperti bisul ini mulai muncul lagi dan membuatku harus menebus resep yang sama. Read more
Langkanya Field Partner Indonesia
Masih soal Kiva. Di tulisan saya sebelumnya, sudah saya sebut tentang apa yang dimaksud Field Partner. Berdasarkan data yang berhasil saya catat terdapat 132 Kiva Field Partner saat ini dan 4 diantaranya berasal dari Indonesia.
Sebagai orang Indonesia, tentu saja sasaran utama saya adalah mencari orang Indonesia yang bisa saya bantu. Tapi ironisnya tidak ada sama sekali orang Indonesia yang terdaftar sebagai entrepreneur baru saat ini. Coba saya search dari ke-4 Field Partner Indonesia yang terdaftar di Kiva. Read more
Tak Kenal Kiva Maka Tak Sayang Kiva
Kiva adalah organisasi non profit yang bertujuan memberikan pinjaman modal bagi masyarakat ekonomi lemah di negara berkembang. Pinjaman modal ini dimaksudkan agar mereka dapat lebih mengembangkan usaha kecil yang telah mereka miliki sebelumnya, agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga, dan tentu saja kualitas kehidupan yang lebih baik.
Kita akan mengenal 3 istilah disini yaitu:
1. Lender (orang yang memberikan pinjaman modal)
2. Enterpreneur (orang yang menerima pinjaman modal)
3. MFI/Micro Finance Institutions atau Field Partner (organisasi lokal di negara berkembang yang menjembatani antara Kiva dengan entrepreneur) Read more
Aku & Kiva
Di jaman serba “kompleks” ini saya memang memiliki sejumlah ganjalan hidup. Salah satunya adalah hal memberikan derma. Maksud hati berbuat baik dengan memberikan santuan atau bantuan kepada pihak yang memerlukan, tapi di sisi hati yang lain ada perasaan dibohongi, disakiti, manakala bantuan ikhlas yang kita berikan lalu disalahgunakan, yang berujung tidak memberikan manfaat apapun kepada pihak yang bersangkutan. Proses perjalanan bantuan uang dari satu pihak kepada pihak yang lain seringkali dipangkas di tengah jalan oleh oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan kesempatan ini dan menelannya untuk dirinya pribadi. Oleh karena itu, saya berpikir tentang konsep kepercayaan dalam berderma. Dan pilihan saya jatuh kepada Kiva.
Saya pribadi sudah mendengar Kiva beberapa bulan silam dan semakin tertarik ketika dibahas dalam acara talk shownya Oprah Winfrey. Tapi baru beberapa hari ini tergerak mendalami Kiva secara detail. Dan ternyata saya baru mengetahui bahwa untuk memulai menjadi seorang lender (pemberi pinjaman), saya bisa memulai hanya dengan $25 saja. Wahhhh… informasi ini yang terlambat saya ketahui. Semula saya pikir bahwa menjadi lender, kita mesti memberikan sumbangan ratusan dollar, sehingga saat itu saya memutuskan untuk menunda rencana bergabung. Entah mengapa beberapa hari ini saya tergerak untuk mendalami Kiva secara serius dan lebih banyak informasi yang saya dapatkan sesudahnya. Tidak butuh waktu lama berpikir untuk bergabung. Atas persetujuan suami tercinta, tgl 3 Desember 2009 kemaren saya dan suami resmi bergabung dengan Kiva.org. Read more